Belajar tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Pengalaman hidup, interaksi dengan masyarakat, dan proses refleksi juga merupakan bagian penting dari perjalanan pengetahuan.
Sejak kelas Nyantrik pertama pada 2024, peserta diajak untuk mengeksplorasi berbagai persoalan mulai dari lingkungan, anak, hingga pemberdayaan sosial.
Nyantrik kemudian berkembang menjadi ruang belajar yang lebih luas. Pada 2025, Nyantrik II hadir dengan tema Green Movement dan memperluas jejaring peserta hingga ke luar Pulau Jawa.
Dari perjalanan tersebut lahir SEMAI-Institut sebagai ruang untuk merawat pengetahuan, jejaring, dan aksi sosial secara berkelanjutan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar